Dia adiku, Dia sahabatku, Dia cinta pertamaku
Pershabatan antara seorang pria dan seorang wanita memang gk pernah ada, itu hany sebuah kedok untuk menutupi perasaan yang sebenernya. Itulah yang terjadi padaku dan seorang wanita yang sering ku panggil adek. Kami menyebut hubungan kami sahabat, namun sebenernya tidak demekian yang kurasakan. Bener kata orang – orang persahabatn antara seorang laki – laki dan seorang perempuan hanyalah omong kosong.
Nama ku romli juwansyah, aku berasal dari kasui way kanan, teman – temanku disini sering memanggil ku juwan. Aku adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di bandar lampung. Sekarang aku duduk di semester 4 jurusan manajement informatika.
Pagi itu ketika aku pertama kali masuk kuliah, kulihat wajahnya.. oh tuhan begitu manis wajahnya. Siapa nama nya dk.? Ku dengar salah satu dari mahasiswa baru menanyakan namanya, dengan lembut dia menjawab “Ria kk”,Dari situ ku tahu namanya. Baru kali ini hati ku tergugah oleh seorang perempuan.
Oh tuhan apa ini nama nya cinta pertama pada pandangan pertama..??
Hari berganti hari aku pun berteman dekat dengan nya, ternyata dia type orang mudah bergaul dan mudah mendapatkan teman, berbeda dengan ku yang sulit bergaul dengan lingkungan. Aku dengan nya adalah teman baik, kami sering mengerjakan tugas bersama, belajar bersama dan itu yang membuat hatiku merasa senang karena aku bisa dekat dengan orang yang aku sayang, Namun sayang dia sudah mempunyai seorang pacar.
Bulan itu awal bulan puasa, malam itu hatiku bertambah berbunga – bunga karena dia mengajak ku maraton besok pagi. Ternyata bukan hanya aku yang di ajak maraton oleh nya melainkan kedua teman dekatku Reki dan muis juga dia ajak olehnya, hari pertama maraton tak kusangka itu adalah awal dari kisah ku yang menyedihkan. Ternyata Reki juga menyukai dia dan sepertinya ria juga merespon perasaan Reki dan itu menambah sakit perasaan ku.
Hari terus berganti tibalah saat bagi kami mahasiswa baru mengikuti masa orientasi dinamika kampus. mereka makin dekat dan semakin membuat hatiku miris, untung nya aku mempunyai sedikt kelebihan yaitu rasa munafik sehingga aku dapat menutupi perasaan ku yang bertepuk sebelah tangan. Sampai pada pertemuan ke tiga kami mengikuti ordik dan kebetulan itu hari penutupan ordik dan di laksanakan di salah satu pantai. Dan di sana hatiku merasa sengat teramat sakit karena Ria semakin dekat dengan Reki.
Tak ada pirasat apapun Sepulang dari pantai aku pun smsan dengan salah satu teman perempuan ku namanya dewi, tak kusangka tak kuduga dewi menembak ku dan tanpa kupikr panjang lagi untuk mengurangi rasa cemburu ku terhadap reki dan ria aku pun langsung menerima cinta dewi walaupun aku tidak mencintainya.
Aku berpacaran dengan dewi tidak lama hanya sebulan itupun sudah tiga kali putus nyambung karena dewi ternyata bukan wanita yang ku harapkan. Putus dengan dewi aku dekat dengan teman satu kelasku nama nya isnaini dan akupun pacaran dengan nya walau kutau dia sudah mempunyai seseorang yang dia kasihi, kami mempunyai nama panggilan yang menurut ku unik yaitu jelex. Isnaini termasuk gadis yang baik awalnya aku pacaran dengan dia hanya sekedar iseng untuk mengisi kekosongan ku tapi setelah kurasa beberapa hari aku dekat denganya aku merasa nyaman. Dengan isnaini pun tidak lama hanya dua mingggu kami pun putus karena mungkin dia tidak mencintaiku dan dia lebih memilih pacarnya yang lama, setelah putus dengan isnaini akupun dekat dengan anak sma yang kebetulan pkl di kampus dimana aku kuliah nama gadis itu vita, dengan vita aku hanya sempat dekat tidak pacaran karena anak nya masih kecil menurutku dan aku pun nggak mau lagi sembarangan jadian dengan cewe.
Tak terasa sudah setahun berlalu, Akhir – akhir ini aku kembali dekat dengan ria karena dia putus dengan reky dan dengan wahyu pacar nya yang lama pun udah nggak lagi, aku senang bisa dekat lagi dengan ria seperti dia sebelum pacaran dengan reky, walau ria hanya menganggap ku sebagai seorang kaka, tapi aku merasa sangat senang.
Hari ini hatiku terasa sangat galau, aku sedang berusaha untuk tidak sms ria berharap dia akan mengirim sms padaku, sampai pukul 10.39 hp ku berbunyi tanda ada sms ternyata setelah kubuka ria yang yang sms hanya saja tidak ada text nya, aku nggak tau apa maksudnya dia mengirim sms kosong…. Malam ini jam sudah menunjukan pukul 01.13 mataku belum bisa terpejam persaanku terasa sangat kacau pikiran ku terus memikirkan dia, seandai nya saat ini aku berada di tengah lapangan yang luas dan tak ada satu orang pun yang mendengar ingin aku berteriak dek gua cinta loooooooo….... tapi sayang kata – kata itu takan terucap padanya. Aku gk tau sampai kapan akan kupendam perasaan ku ini mungkin sampai nantipun akan tetap jadi rasa yang terpendam..
Seandainya engkau juga mencintai ku pasti aku akan merasa sangat bahagia yang tak terduga. aku sering mendengar dia memanggil ku kk dan aku pun memanggil nya adek sesekali ku dengar dia memangil ku kaka q sayang, aku sangat senang mndengarnya walaupun kata panggilan itu ku dengar sesekali kalau dia sedang sibuk atau sedang mengambek padaku. Aku tau dia juga sayang denganku tapi aku juga tau kalau dia menyayangiku tak lebih rasa sayang adek terhadap seorang kaka. Sekarang ria tidak pacaran lagi dengan reki, ku kira aku akan lebih dekat dengan ria, tetapi lagi – lagi dia dekat dengan seorang teman lamanya namanya ansyah, hatiku kembali sakit karena hampir setiap hari ansyah menjemput ria dan kulihat ria sangat bahagia jalan dengan ansyah Ingin rasanya ku nyatakan cinta pada ria tapi aku tau ria menyayangiku bukan mencintaiku.
Ya allah aku sangat mencintai riaa, bantulah aku ya allah aku ingin sekali menjadi pacarnya walau kutau aku tak layak menjadi pacarnya, aku ingin sekali mendapatkan kasih sayang nya sebagai seorang pacar bukan sebagai adik kepada kaka, bagaimana caranya aku bisa mendaptkanya..??
Tuhan aku mohon padamu jika kau tidak ijinkan aku bersamanya ku mohon hilangkan perasaan yang sedang aku rasakan selama ini, perasaan ini sangat menyiksa batinku apa pun yang ku lakukan tidak ada yang kulakukan sepenuh hati, apalagi kalau aku sedang sendiri wajahnya selalu terbayang di benakku. Saat ini aku belum berani untuk menyatakan isi hatiku karena aku belum sanggup mengambil resiko bila nanti kunyatakan isi hatiku aku takut dia akan menjauhiku dan perpaling dari ku dan aku takut tak ku dengar lagi panggilan akaa dari mulutnya.
Sebernarnya aku bukan tidak berani untuk menyatakan perasaanku padanya, tapi aku sadar siapa diriku ini, apakah layak aku ini untuk di cinta?i apa yang bisa kulakukan untuknya apa bisa kuberikan padanya..? Sama sekali tidak ada yang bisa medukung ku untuk menyatakan perasaanku padanya, mungkin aku hanya bisa menahan, memendam dan bermimpi dan terus bermimpi sampai aku terbangun. Tapi entah kapan aku akan berhenti bermimpi dan mengharapkanya.
Kadang aku berpikir bagaimana akhir kisah ku ini, sampai kapan pungguk akan merindukan bulan..????
Dengarlah jeritan hatiku
Aku adalah bintang yang hilang
Di tengah gemerlapnya malam
Tersisih dari yang lain bagaikan tiada arti kehadiranya
Aku bagaikan pungguk yang merindukan bulan
Berharap bulan akan datang menghampiri
Slalu ku coba tuk membencimu
Namun hati ini tak pernah bisa
Walau terus kau sakiti hati ini
Hati ini kan slalu memaafkan…
Tak bisa ku coba melupakanmu
Tak bisa aku tanpamu
Mengapa kau gores luka di hati
Sekian lama aku menunggu
Kasih dimana hatimu…..
Mengapa kau tak membalas hatiku
Mengapa kau abaikan rasa ini
Kasih dimana hatimu…..
Oh sahabat ku duhai sayangku…
Mengertilah betapa aku sayang kamu
Berharap engkau jadi miliku
Lebih dari sekedar sahabat ku
Ku pasrah tapi ku tak pernah rela
Setiap kali kau jalan dengan yang lain
Sahabat ku aku sayang kamu
Hari ini seperti biasa dia di jemput ansyah dan seperti biasa sepulang dari nganter ayuk kerja aku sms dia, aku Tanya lagi dimana tapi gak di bales sms ku. Setelah jam tiga dia sms ku tapi hatiku lagi – lagi merasa sakit setelah baca sms dia “kk nti w sms lagi ya sekarang mw istirahat sakit” dalam hati ku berkata ya allah sabarkan hatiku apa yang barusan ku lakukan… setelah magrib dia sms mungkin dia mencoba menjelaskan padaku apa yang terjadi tadi siang dan kutanya sedikit agak pedas sampai – sampai dia agak kesal dengan pertanyaan ku dan mengeluarkan kata, lo Tanya – Tanya kayak gitu takut bener, walaupun agak tersinggung w kan coba ambil positifnya kata dia. Ingin rasanya aku marah dengan ria tapi aku sadar siapa diriku, kemudian hatiku kembali luluh setelah dia bilang w tadi pingsan, aku pun mencoba menenangkan hatiku mencoba membalas sms dia dengan kata sopan sampai sms ku pun mati
Terima kasih dk lo udah ngingetin w, seharusnya dari kemaren – kemaren w sadar kalaw lo udah gk ma reki lagi n lo juga sekarang udah ada ansyah, lo bener gak ada lagi alasan buat w deket m lo, lo gk ngebutuhin w lagi, w juga sedih w udah jadi kk yang gk da guna gk bisa ngapa – ngapain, bahkan mungkin selama ini lo ngira w ni laki – laki yang gk baik karena setiap cewek w deketin termasuk iis, coba saja lo tau kalau selama ini w jadian ma iis, w jadian ma dewi n dektin anak pkl semua itu w lakuin karena lo, w deketin mereka bukan karena w suka ma mereka tapi w deketin mereka hanya untuk menutupui rasa sakit hati w karena setiap hari melihat lo ma reki, sekarang w harus melihat lo ma ansyah. Bahkan kemaren w liat lo nulis jr81011 setelah w perhatiin tulisan itu pikiran w langsung bubar semua, bahkan w udah seperti orang bego yang gak tau mau ngerjain apa, tapi lo gk pernah memperhatiin itu semua, bahkan lo malah lebih asyik dengan ansyah. Kemaren – kemaren w harus baca kata kata aya na reki sekarang jr81011
Kemaren lo marah ma w dan sekarang lo benci ma w sampai – sampai lo gk mw lagi ngomong ma w gara – gara kemaren w gk bantuin lo malah w bantuin iis, tapi demi tuhan w gk pernah terlintas di benak w buat nyuekin lo, w akuin w salah gk bantuin lo kemaren tapi kemaren w bener –bener gak konsen, kemaren w ngeabantuin iis karna dia ngejer nanya ma w, w pindah kedepan dia juga ikut ke depan w juga gk bisa menolaknya lok udah kayak gitu, w hanya mengerjakan apa yang ada di depan w, w gak nyangka kalau lo bakal semarah ini sampai lo gk mw lagi ngomong m w.
Seandainya lo tau betapa sakit hati w meliahat lo bela – belain minjem hp orang lain hanya buat sms an ma ansyah, tapi w gak pernah protes apalagi sampai marah ma lo.
Kali ini lo udah bener - bener ngingetin w kalau w bukan seorang kk yang baik, karena kk yang baik seharusnya menyayangi adk nya bukan mencintainya. w tau lo bakal tambah benci n bakal tambah ngejauhin w setelah lo tau semua ini, karena itu selama ini w lebih memilih memendam perasaan w asalkan w tetap dekat dengan lo walupun itu lebih menyakitkan. Selama ini w tau kapan lo nangis n kenapa sebab lo nangis, tapi lo gk pernah tau kapan hati w menejerit, kapan w nangis walau pun kelihatanya w gk pernah nangis. Tap sebenernya hampir setiap malam hati w menjerit. Tapi w selalu tersenyum di depan lo karena selama ini w selalu maksa lo untuk selalu tersenyum. Ingin rasanya w protes, marah ma lo tapi w gk bisa karena siapa w ni, w gk punya hak untuk semua itu.
Tadi pagi setelah selesai pelajaran bahasa inggris kukira dia masih marah padaku, kulihat dia memelankan langkahnya dan tepat didepanku, tiba – tiba dia menyodorkan buku yang kami pinjam dari pusda, sambil membuka ujung buku dan menunjukan kartu anggota “siapa yang mulangin kataku perlahan.??” Ya elo masa w katanya.. aku tak berani menatap wajahnya aku takut dia masih marah padaku.. “Bisaa.?? Tanya nya padaku, ada motor gk tanya nya lagi. Ada jawabku.. nanti siang jemput kerumah katanya. Spontan aku sedikit kaget mendengarnya.” Seneng kan w gk marah lagi” aku tersenyum mendengarnya. “ sebenernya dari semalem w pengen nganterin buku ini ke kosan muis nek w liat muka lu.!! Ya allah tega bener lo bilang gitu ma w.! aku pun tak banyak berkata lagi mendengar kata – kata nya hanya mencoba untuk tersenyum di depanya, “ yadah w mau ngaca dulu kata nya sambil berlalu ke belakang menuju toilet, aku pun berjalan kedepan dengan langkah gontai.
Sepulang dari nganter ayuk kerja aku langsung jemput dia, dan seperti biasa aku hanya menunggu di depan gang rumah nya. Setelah ku sms dia gk lama dia muncul dari dalam gang, kulihat senyum di wajahnya begitu manis dan sepertinya hatinya sedang berbunga – bunga, berbeda dengan hatiku yang beberapa minggu terakhir ku rasa kurang mengenakan.. seperti biasa dia memulai percakapan dia bilang hari ini jadwal w padat banget nanti lu turunin w ddi RRI aja.. di RRI ma siapa tanyaku pelan.? Ma ansyah jawabnya sambil tersenyum. Seperti biasa setelah mendengar dia menyebut nama ansyah hatiku langsung redup tak banyak bicara lagi.
Setelah pulang dari pusda seperti permintaanya ku antarkan dia ke RRI diamana tempat ansyah menunggu. Setelah sampai di RRI aku bertemu dengan ansyah walau aku gk berkenalan dengan ansyah, sepintas kulihat ternyata ansyah memang lebih dari aku, wajar saja kalau ria senang di dekat ansyah di bandingkan di sampingku.
Sepulang dari pusda aku langsung tidur karena badan ku terasa kurang fit. Setelah bangun dari tidur badan ku tidak juga membaik malahan bertambah sakit semua rasanya, kepala ku pun terasa sangat pusing. Pukul 7 dia sms ku dan ku balas, setelah ku balas dia gk sms ku lagi mungkin dia lagi telponan dengan ansyah. Hal seperti itu sudah agak terbiasa bagi ku walau pun aku sangat kesepian. Tapi aku tak bisa berbuat banyak, aku hanya bisa menunggu sesuatu yang mungkin tak akan pernah datang.
Hari ini tanggal 1 november tepat hari ulang tahun ku yang ke 19, ketika aku sedang berada di kamar mandi ku dengar 2 kali hp ku bersuara tanda ada sms, ketika kulihat ternyata ria yang sms mengucapkan selamat ulang tahun..
“ selamat ulang tahun aka… happy birthday y dari adk mu. Smga kk q panjng umur na sehat slalu n lw bsa gmuk bdan na … jg jadi anak yang lebih baik pintar jujur n bijaksana sbg laki”.dpetin smwa yg dicita”in dmw in di inginin dlm htna smg trcpai jd knytaan smwna. N lbh baik lg jg mnjd kk hny utk q ... amin smga hr” u trlukis bhagia n lbh indah mlai dtik ni,esok, n slamana.. I need you aka q. ”
Begitulah ria sms mengucapkan kata – kata lang tahun. aku merasa sangat senang ini pertama kali aku mendapat ucapan ultah tepat tengah malam apalaigi yang mengucapkanya adalah orang yang kusayangi..
“dari jam 11 tadi w buat na tapi karna ansyah nlpon jadi telat dh w ngirimnya. W orang yang keberapa ya yang ngucapin ultah wt u.” lagi – lagi dia menyebut nama ansyah dalam sms membuat hatiku sedikit meredup, berhubung hari ini aku ulang tahun aku coba untuk senang membaca tulisan ansyah yang dikirimkan ria kepadaku..
Dengan bertambahnya usia ku, aku berharap aku bisa menata hidup ku yang baru tanpa bayang – bayang semu, tapi apakah mungkin semua itu bisa terwujud, dan kurasa itu masih dalam angan – angan ku saja, karena sampai detik ini aku belum bisa menjauh dari ria, aku belum cukup mempunyai keberanian untuk menerima kenyataan bahwa aku harus menjauhi ria.
Pagi ini ria kejemput kerumah memakai motor temanku, setelah beberapa menit aku menunggu di depan gang akhirnya ria muncul dengan memakai rok panjang, pagi ini ku lihat tampilan ria gk seperti biasanya, pagi ini wajahnya begitu manis, Jarang sekali kulihat ria berdandan.
Selesai kuliah ria pulang kerumah ku bareng dengan ku karena hari ini ansyah gk jemput ria. Ria mengajak ku maen tapi aku bingung mau maen kemana, akhirnya dia mengajaku pergi ke pusda. Di pusda ternyata dia hanya membuat hatiku terbakar karena selama di pusda dia hanya maen facebook sampai pulang, dan yang paling membuat ku merasa terbakar yaitu selama di pusda dia duduk di sampingku dan lagi – lagi aku harus melihat foto ria bersama ansyah begitu dekat, sehingga terlihat seperti sepasang kekasih sampai – sampai aku nek melihatnya, mati terbakar cemburu aku di buatnya. Pantes aja malem senin kemaren ku tanya dia, tapi dia gk mau cerita, ternyata seharian dia maen kelaut bersama ansyah.!! Pada saat mau pulang aku di ciuekin gitu aja ma ria karena ada yang nelpon, aku gak tau siapa yang nelpon yang jelas dia terlihat begitu senang di telpon aku di tinggal sendirian di dalam ngurusin tas ku dan tas ria yang kami titipkan di dalam loker, sepanjang jalan pulang kupingku terasa panas mendengar dia ngobrol di telpon. Aku sengaja gk nanya siapa yang nelpon barusan, aku gk mau nambah sakit hatiku kalau kutau yang nelpon barusan ansyah, jadi aku lebih memilih diam seribu bahasa sampai ke rumahnya.
Sore ini entah kenapa hatiku merasa senang ketika ria sms ku, katanya besok dia pulang kampung, dan dia juga gk lagi ma ansyah, setelah ku taya masalahnya apa dia ma ansyah, ternyata dia abis telponana ma ansyah dia bilang dia mau pulang kampung dan ansyah jawab yaudah pulang kampung aja sana gk usah balik lagi, kemudian ansyah langsung menutup telpon. Sekarang ria lagi nangis karena ansyah tapi hatiku malah merasa senang mendengarnya. Aku gk tau yang terjadi padaku saat ini apakah aku seorang kaka yang baik atau bukan, jika aku seorang kaka yang baik kenapa aku senang ketika ria nangis,
Yang bikin hatiku senang adalah ketika kubaca sms nya yang mengatakan kalau dia gk lagi ma ansyah, dan dia juga bilang Cuma aku yang ngerti dia,, dan dia juga bilang dia sayang ma w. sungguh berbunga – bunga hatiku ketika ku baca sms nya yang mengatakan kalau dia sayang padaku, walau kutau yang dia maksud adalah sayang seorang adik kepada kaka nya. Tapi tak mengapa walaupun hanya rasa sayang adik kepada kaka nya itu sudah membuat hatiku berbunga – bunga. Iam very happy…
Besok ria pulang kampung selama beberapa hari, pasti aku akan kangen melihat senyumnya, mendengar kata – kata nya yang sedikit manja.tanpa sengaja aku sms ke ria, kubilang nanti pasti w akan kengen ma lu dk..”nanti kita telponana aja kk kan ada no xl w.. ternyata aku baru saja keceplosan untung saja kata – kata ku sedikit ringan jadi aku gk perlu malu padanya.




